Tawan, Si Iron Man Indonesia

197

Kita sudah tidak asing lagi dengan superhero yang satu ini, Iron Man. Tampilannya yang robotik membuat Tony Stark mampu mengalahkan musuh-musuhnya jika sudah mengenakan peralatan robotnya.

Tapi semua kehebatan itu hanya terdapat dalam film fiksi garapan Hollywood sana. Sedangkan kita masih berpikir kalau teknologi itu masih belum ada dalam kehidupan nyata kita sehari-hari.

Tetapi tunggu dulu. Di dalam kehidupan nyata ada loh yang dijuluki sebagai Iron Man. Dan orang itu berasal dari Bali, Indonesia!

Dia mendapat panggilan sebagai Iron Man bukan tanpa sebab. Lelaki yang bernama I Wayan Sumardana ini mempunyai tangan robot yang membantunya dalam pekerjaan sehari-harinya.

Wayan yang biasa dipanggil Tawan ini berasal dari Desa Nyuhtebel, Karangasem, Bali, Indonesia.

Sebenarnya Tawan adalah seorang tukang las biasa. Dahulu ia mempunyai tangan yang normal sebelum stroke ringan datang dan membuat lumpuh tangan kirinya. Setelah dokter memvonis stroke, Tawan sempat stres karena bagaimana lagi ia akan bekerja.

Sedangkan ia harus menanggung beban hidup keluarganya. Seorang istri dan 3 orang anak harus ia hidupi.

Dengan bekal ilmu yang didapatnya ketika belajar di STM dulu, Tawan akhirnya mencari ide bagaimana caranya membuat tangan robotik yang akan membantu pergerakan motorik dari tangan kirinya yang lumpuh akibat stroke.

Setelah perjuangan yang panjang akibat kegagalan berkali-kali, Tawan mencari-cari informasi di internet. Sampai akhirnya ia berhasil menciptakan tangan ‘Iron Man’ yang bisa membantunya bekerja lagi.

Dan hebatnya dengan tangan robot tersebut, kekuatan Tawan menjadi bertambah. Walaupun tangan robot tersebut dibuat dari barang-barang bekas bahkan rongsokan, tetapi mampu mengangkat benda dengan beban berat.

“Alat ini belumlah sempurna, tapi sudah bisa membantu saya,” jelas Tawan.

Tangan robot tersebut dibuat dari onderdil kendaraan bermotor, perangkat elektronik, sampai dengan barang rongsokan.

Tetapi jangan salah, alat tersebut termasuk canggih karena berjenis EEG (Electroencephalography). Yang berarti dikendalikan oleh pikiran kita. Luar biasa, bukan?

“Robot ini membuat saya harus fokus. Kalau tidak, saya akan kesulitan. Penggunaan robot ini menguras otak saya,” imbuh Tawan.

Tangan robot ini mampu mengangkat benda seberat 10 kg. Walaupun belum sempurna tetapi pekerjaan Tawan sudah terbantu dan bahkan melebihi ekspektasinya.

Salut buat Tawan, si Iron Man Indonesia!

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.