Strike Bird, Kekuatan Burung yang Mampu Menghancurkan Pesawat di Angkasa

392

Nampaknya begitu mustahil, kekuatan burung yang mampu menghancurkan pesawat di angkasa, tetapi dari beberapa penelitian yang dilakukan sejumlah ilmuwan mampu menjawab semua asumsi yang nampaknya bisa dipatahkan sembarangan tersebut.

Jangan remehkan kekuatan burung yang mampu menghancurkan pesawat di angkasa, bahkan burung yang berbobot kurang dari 1 kilogram seperti jalak, dikatakan oleh para ilmuwan sebagai ‘peluru berbulu’ mampu menjatuhkan pesawat berkecepatan tinggi yang beratnya berton-ton.

Apa sebenarnya rahasia di balik kekuatan burung, bagaimana logikanya burung mampu membuat pesawat jatuh?

Rahasia Kekuatan Burung yang Mampu Menghancurkan Pesawat di Angkasa

Sebelum kita mengetahui kekuatan burung yang mampu menghancurkan pesawat di angkasa, alangkah lebih baiknya kita cuplik dulu satu peristiwa yang terjadi di Sungai Hudson, New York, dimana mencari kotak hitam dari bangkai pesawat jet US Airways yang konon menabrak kawanan burung, bagaimana peristiwa itu bisa terjadi? berikut analisisnya

Mesin Jet yang Menyedot Benda-Benda Tak Diinginkan

Memang lebih seringnya dari pesawat jenis mesin jet yang ketika baling-balingnya berputar mampu menyedot benda-benda apa saja di sekitarnya. Kira-kira benda apa saja yang ada di angkasa, tidak ada kecuali memang hanya sekawanan burung yang melintas.

Ketika burung tersedot masuk ke dalam baling-baling pesawat yang bermesin jet, bilahnya bisa patah dan mengenai bilah lainnya sehingga merusak mesin pesawat secara keseluruhan.

Semakin Tinggi Kecepatan Semakin Besar Massanya

Burung-burung yang menabrak pesawat bisa jadi beratnya tak lebih dari 5 kilogram, seperti camar, bangau, atau elang, tetapi dalam kecepatan tinggi bertabrakan dengan pesawat yang kecepatannya juga tinggi bisa menyebabkan kerusakan.

Misalnya saja burung yang berbobot 5 kilogram, menabrak kaca pesawat yang berkecepatan 275, seperti pesawat yang kejatuhan benda sebesar 1 ton.

Peluru Berbulu

Burung-burung kecil yang hanya beberapa gram saja beratnya, oleh para ilmuwan disebut peluru berbulu karena apabila bertumbukan dengan pesawat berkecepatan tinggi, tersedot ke dalam turbin pesawat yang tidak tertutup, akan mengakibatkan kerusakan permanen.

Tabrakan terjadi beberapa detik sebelum lepas landas

Burung-burung seperti angsa yang terbangnya tidak terlalu tinggi dan kerap bermigrasi dari satu tempat ke tempat lain, bisa mengakibatkan kecelakaan pesawat, karena itu pilot harus berhati-hati dan mendeteksinya dalam radar pesawat jika menjumpai kawanan burung.

Maka, otoritas ilmuwan penerbangan memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk tidak membangun pepohonan di sekitar bandara, karena ini sangat membahayakan.

Kasus maskapai US Airways yang tenggelam di Sungai Hudson, terjadi 90 detik setelah lepas landas.

Demikian beberapa penjelasan mengapa kekuatan burung yang mampu menghancurkan pesawat di angkasa, semoga bisa menjadi peringatan bagi kita semua.

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.