Preman Pensiun Bertemu Korbannya Di Tanah Suci

241

preman insafJika Allah sudah berkehendak tidak ada satu makhlukpun yang mampu merubahnya. Seperti kisah haru seorang preman mantan perampok ini yang dipertemukan Allah dengan salah satu korbannya di tanah suci.

Kedua orang ini sama sama sedang melaksanakan ibadah haji yang akhirnya mempertemukan kedunya di Masjidil Haram Mekkah Al Mukaramah.
Di tempat paling sakral bagi muslim seluruh dunia ini keduanya saling memaafkan dan saling melupakan kejadian di masa lalu.

“Kejadian tersebut terjadi pada saat ia tadarus di depan Ka’bah. Dikarenakan cuaca yang sangat panas, kami memutuskan untuk menuju ke bangunan Masjidil Haram yang beratap agar panas sinar matahari tidak langsung menusuk kulit,” ungkap salah seorang jama’ah haji yang melihat kejadian mengharukan tersebut.

Menurut ceritanya saat di dalam Masjidil Haram itulah sang mantan perampok itu bercerita tentang masa lalunya yang menjadi perampok mobil tronton.
Sudah 4x dia melaksanakan ibadah haji tetapi tidak bisa mendapatkan ketenangan batin dan tetap gelisah,dia merasa ketakutan Allah tidak memaafkan semua dosa dan kesalahan-kesalahan yang dia perbuat di masa yang lalu.

Dia menceritakan kekejamannya waktu jadi perampok, waktu itu tak segan-segan dia melukai korbannya dengan senjata tajam. Tetapi sekarang dia sangat menyesali perbuatannya itu dan bertobat memohon kepada Allah untuk mengampuni dosa-dosa yang telah ia perbuatnya dulu.

Tak disangka saat dia bercerita ada salah seorang jama’ah yang menyebutkan nama orang yang merampoknya dulu waktu masih menjadi sopir truk dan ternyata dialah sang perampok tersebut, dulu sopir itu mengaku pernah dirampok dan diikat oleh perampok itu.

Setelah mengetahui bahwa orang yang ada di dekatnya itu adalah salah satu korban kekejamannya dulu sang mantan rampok pun memohon maaf dengan disambut maaf pula oleh orang itu.

Merekapun saling peluk dengan cucuran air mata, suasana sangat mengharukan saat itu. Mereka tidak menyangka akan di pertemukan Allah di tanah suci itu.

Jika bukan karena kasih sayang dan kebesaran Allah mungkin tidak akan ada pemandangan mengharukan ini.

Ini adalah pelajaran untuk kita supaya kita benar-benar bertaubat dari segala keburukan dan sungguh-sungguh dalam menjalaninya. Allah akan selalu bersama orang-orang yang sabar teruslah berusaha dalam kebaikan untuk mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat. Insya Allah.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.