Mark Zuckerberg Menentang Donald Trump

204

Netizen kembali dihebohkan pernyataan pemilik Facebook, Mark zuckerberg, yang men-share sebuah status di akun Faceebook miliknya.

Di postingannya tersebut Mark memberikan tanggapan tentang pernyataan calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Sebelumnya diberitakan Donald Trump yang termasuk salah satu calon Presiden Amerika Serikat telah membuat heboh dengan pernyataannya yang mengusulkan pelarangan bagi umat Islam masuk ke Amerika Serikat.

Pernyataan Donald Trump tersebut diungkapkan menyusul aksi penembakan oleh sepasang suami-istri Muslim di California, Amerika Serikat.

Pernyataan Donald Trump inipun mendapat kecaman dan tentangan dari berbagai pihak termasuk dari CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Melalui akun Facebook-nya, pria yang baru saja menjadi seorang ayah ini memposting pernyataannya.

Dengan tegas pria ini melawan pernyataan kebencian terhadap kelompok tertentu, dalam hal ini adalah umat Islam yang dimunculkan oleh Donald Trump tersebut.

“I want to add my voice in support of Muslims in our community and around the world,” (Saya ingin menyuarakan dukungan saya untuk seluruh Muslim di masyarakat kita dan di seluruh dunia)

“If you’re a Muslim in this community, as the leader of Facebook I want you to know that you are always welcome here and that we will fight to protect your rights and create a peaceful and safe environment for you.” (Jika Anda seorang Muslim di masyarakat ini, sebagai pemimpin Facebook saya ingin memberitahu bahwa Anda semua selalu diterima di sini dan kami akan berjuang untuk melindungi hak Anda dan menciptakan lingkungan yang aman bagi Anda semua)

Hanya dalam waktu 3 jam pernyataan Mark ini telah mendapat kurang lebih 500 ribu “likes”.

Lebih lanjut Mark menjelaskan, “As long as we stand together and see the good in each other, we can build a better world for all people.” (Selama kita bersatu dan melihat kebaikan satu sama lain, kita bisa membangun dunia yang lebih baik untuk semua orang)

Netizen merespon baik dengan pernyataan pemilik Facebook tersebut, dan semoga saja Amerika Serikat tidak membeda-bedakan suku, ras, agama, dan lain sebagainya karena ini adalah bumi Allah bukan milik negara adi kuasa tersebut.

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.