Komputer Mini Berukuran Satu Milimeter Kubik

185

Teknologi tak henti-hentinya melakukan perkembangan-perkembangan yang semakin maju dan pesat, tak heran persaingan dunia gadgetpun semakin ketat dan selalu berusaha menciptakan sesuatu yang lebih maju, baru dan terkadang aneh-aneh.

Dikutip dari Techreview, para ilmuwan University of Michigan belum lama ini berhasil menciptakan sebuah sensor komputer nirkabel berukuran mini, yaitu 1 milimeter kubik.

Para ilmuwan menciptakan alat ini bertujuan untuk dipasang pada mata penderita glukoma sebagai implan. Ukuran nemang sangat kecil, namun prosesor, memori, sensor tekanan, sel surya, film tipis baterai lithium, serta sebuah transmitter sudah tergabung dalam computer super mini ini.

Kegunaan alat elektronic ini adalah untuk membaca tekanan pada mata penderita glukoma selama 24 jam, dan mentransmisikan data tersebut kepada dokter yang menangani pasien tersebut.

Pengisian baterai pada alat ini menggunakan sinar matahari sekitar 1 setengah jam atau setidaknya kena cahaya di luar ruangan kurang lebih 10 jam.

Ukuran sel surya pada alat mini ini hanya 0,007 milimeter persegi yang secara konstan menyuplai baterai tersebut. Sensor yang membaca tekanan setiap 15 menit akan menyimpan yang dibacanya ke dalam memori dan kemudian mengunggahnya ke dalam perangkat eksternal untuk selanjutnya menjadi laporan untuk dokter.

Semua komponen pada perangkat ini didesain sedemikian rupa supaya penggunaan baterai pada setiap komponen tersebut hemat, hal inilah yang menurut insinyur University of Michigan, Dennis Sylvester, sulit dalam pembuatannya karena kecilnya tenaga listrik dalam menyuplai baterai ke komponen-komponen lainnya.

Sel memori pada perangkat ini didesain untuk bekerja pada tegangan 400 milivolt, bukan 1 volt. Mengingat kecil dan detailnya komponen-komponen yang ada pada perangkat canggih ini, dan dengan alasan ini pula pembuatannya menggunakan
teknologi pemrosesan 180 nanometer, bukan 32 nanometer.

Sensor tekanan hanya mengonsumsi rata-rata 5,3 nanowatt. Prosesor bekerja pada 100 kilohertz (KHz) bukan 1 GHz seperti pada kebanyakan ponsel. Dan memori yang ada memiliki daya tampung 4 kilobit.

Dengan kapasitas yang kecil, perangkat transmitter nirkabel bertugas untuk mengirimkan data dari memori secara nirkabel ke sebuah tempat penyimpanan lebih besar yang jaraknya 10 cm dari letak alat implan ini.

Selain untuk penderita glukosa alat ini juga bisa digunakan dan sangat bermanfaat untuk keperluan-keperluan lainnya, seperti digunakan sebagai pengawasan biomedis lain, pembacaan perkembangan penyakit seperti tumor atau untuk keamanan lainnya.

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.