Berita Dan Info Unique

Hidup Lagi Setelah 31 Tahun Meninggal

189

Kisah ini terjadi di Jerman, Petra Pazsitka adalah korban pemerkosaan yang dinyatakan telah tewas dibunuh pelaku, namun jasad wanita ini tidak ditemukan.

Setelah bertahun-tahun berlalu wanita ini ditemukan dalam keadaan hidup dan sehat, saat ini Petra sudah berusia 55 tahun dan tinggal di kota Fusseldorf,Jerman.

Diketehui ternyata Petra setelah kejadian buruk yang menimpanya itu ia mengganti namanya agar tidak dikenali oleh orang.

Petra adalah seorang mahasiswi ilmu komputer, ia menghilang dari rumahnya di Braunschweig tanpa jejak pada 1984. Dan setelah 5 tahun sejak menghilangnya secara resmi Petra-pun dinyatakan meninggal dunia, saat itu usia Petra menginjak 24 tahun.

Kecurigaan muncul saat seorang pria yang sebelumnya mengaku memperkosa dan membunuh seorang gadis 14 tahun di Braunschweig, akan tetapi pria ini pun kemudian mencabut pernyataannya itu.

Pencarian Petra dilakukan terus-menerus selama 31 tahun. Tapi tidak ada hasil, Petra ditemukan dari hasil laporan seorang warga kepada polisi tentang perampokan yang terjadi di Dusseldorf pada 11 September lalu.

Kepolisianpun langsung merespon laporan tersebut dan melakukan pengecekan TKP, namun setelah tiba di TKP yang ditemukan polisi bukan perampok melainkan Petra yang menggunakan nama Nyonya Schneider.

Nama Petra diketahui setelah diminta untuk identifikasi oleh Polisi. Petra-pun menceritakan kisah hidupnya hingga mengunakan nama samaran tersebut. Polisi yang memeriksanyapun sangat yakin dengan kisah luar biasa yang diceritakan oleh Petra.

Juru bicara Kepolisian Braunschweig, Joachim Grande, mengatakan bahwa wanita yang mengaku Petra ini hidupnya tidak menetap. Ia berpindah-pindah dari kota ke kota lain di Jerman Barat selama tiga dekade terakhir.

Selama ini petra menggunakan nama palsu dan tanpa dokumen resmi dari pemerintah Jerman.

“Untuk motif kepergiannya, dia tidak memberikan penjelasan, dan secara tegas mengatakan bahwa dia tidak ingin berhubungan dengan masyarakat atau keluarganya,” ungkap Grande.

Pada awal kepergiannya pada 26 Juli 1984, Petra meninggalkan flatnya di Braunschweig untuk ke toko dan pergi ke dokter gigi. Selanjutnya ia naik bus ke rumah orangtuanya. Tapi petra tidak pernah tiba di rumah orangtuanya tersebut.

Kepada NBC News Grande mengatakan Petra sepertinya sangat hati-hati menyembunyikan identitas aslinya.

“Dia bahkan tidak memiliki rekening bank dan membayar semua tagihannya. Ayahnya meninggal beberapa tahun yang lalu. Saudara dan ibu Petra syok dan menangis ketika mereka mendengar berita tentang dia,” pungkasnya.

Jaksa yakin Petra tidak bermaksud melakukan tindak pidana tapi dia sekarang secara resmi dinyatakan masih hidup dan masih terdaftar sebagai warga Jerman dan tidak mendapatkan perlakuan yang buruk dari pemerintah jerman.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.