Fenomena Alam Yang Terjadi Tanggal 2 Januari 2016

323

Belakangan ini memang banyak kejadian-kejadian aneh yang terjadi di bumi ini. Selama tahun ini saja ada beberapa kejadian yang bikin dahi kita berkerut.

Diantaranya tentu kita masih ingat tentang langit yang terbuka di Kosta Rika. Ataupun sebuah bentuk kota yang terlihat jelas di atas langit China beberapa waktu lalu.

Semua kejadian aneh tersebut sepertinya akan ada lagi memasuki tahun 2016 nanti.

Salah satunya seperti yang diramalkan akan terjadi pada tanggal 2 Januari 2016 nanti oleh seorang astronom asal Inggris, Patrick Moore.

Menurutnya, gravitasi bumi akan berkurang selama 4 menit. Ini akan mengakibatkan berkurangnya gravitasi bumi yang akan menyebabkan benda-benda di sekeliling kita akan berkurang bobotnya secara parsial.

Penurunan gravitasi ini diperkirakan akan terjadi pada jam 08.32 pagi PST (Pacific Standard Time). Moore menuturkan pada now8news.com bahwa peristiwa ini bisa terjadi karena adanya interaksi planet Pluto yang lewat tepat di belakang planet Jupiter.

Lebih lanjut Moore mengatakan, “Dengan keselaran langka ini, gaya gravitasi gabungan dari dua planet tersebut akan mengerahkan tarik pasang surut yang kuat, gravitasi bumi akan tertangkal sementara dan orang-orang akan terasa lebih ringan.”

Dan fenomena alam yang aneh dan jarang ini akan bisa dirasakan oleh seluruh manusia yang ada di planet bumi ini. Pada hari tersebut Moore yakin bahwa orang akan merasakan sensasi yang tidak biasa.

Prediksi yang diungkapkan Moore ini tentunya bukan sembarang saja. Tidak seperti prediksi yang sudah-sudah tentang adanya kiamat di bulan November atau Desember atau juga tentang akan adanya kegelapan yang menyelimuti bumi, prediksi ini sudah diamini oleh beberapa astronom.

Ternyata para astronom sudah sejak lama mengetahui akan adanya keselarasan antar planet pada waktu tersebut. Pada tanggal 2 Januari 2016 nanti diketahui bahwa planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto akan berada pada sisi yang sama dari Matahari.

Peristiwa tersebut biasa dikenal dengan istilah busur 95.

Mengenai peristiwa nanti Moore merasa sangat yakin sekali. “Anda jangan terlalu bersemangat meloncatnya. Anda salah jika berpikir akan mengapung di sekitar rumah Anda,” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengilustrasikan, jika kita melompat pada hari biasa akan memerlukan waktu 2,0 detik untuk kembali menyentuh tanah, maka pada waktu yang sudah disebutkan tadi kita akan memerlukan waktu sekitar 2,8 detik untuk kembali menyentuh tanah.

Bagi Anda yang tertarik nanti pada tanggal 2 Januari 2016 pukul 08.32 pagi PST bisa mencobanya.

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.