Berita Dan Info Unique

Fenomena Alam Hujan Batu

176

Mungkin kita pernah mendengar fenomena alam hujan batu. Bagi sebagian orang fenomena ini memang agak aneh. Karena hujan biasanya berupa hujan air ataupun hujan pasir.

Sedangkan di luar negeri yang mempunyai musim dingin, ada juga jenis hujan lain yaitu hujan salju. Hujan batu memang agak aneh. Namun ini nyata dan pernah ada di dunia.

Banyak ilmuan yang masih meneliti mengenai fenomena alam hujan batu. Dari sekian ilmuan, ada yang menyimpulkan bahwa hujan batu adalah akibat dari sapuan angin yang sangat kencang.

Angin tersebut menyapun apapun yang ada pada alam seperti pasir dan batu-batuan kecil. Kemudian menerbangkannya ke udara dan kembali lagi jatuh ke tanah karena efek dari gravitasi. Hal inilah yang menyebabkan batu-batu kecil seperti jatuh dari langit dan menimpa apapun.

Namun pendapat ini masih dipertanyakan. Karena ada di sebagian belahan bumi lain yang mengalami hujan batu hingga bisa menghancurkan rumah atau bangunan apapun bahkan bisa membunuh manusia dan hewan.

Hal inilah yang menyebabkan para ilmuan meneliti lebih lanjut mengenai hujan batu yang lebih ekstrim ini.

Dari penelitian tersebut didapatkan hasil sementara bahwa fenomena alam hujan batu terjadi karena beberapa meteor atau benda langit yang hendak memasuki bumi tapi telah hancur oleh atmosfer.

Atmosfer menghancurkan benda langit yang berbahaya tersebut. Sehingga hanya tinggal serpihan-serpihan batu kecil yang akhirnya jatuh ke bumi karena tarikan gaya gravitasi.

Contoh hujan batu yang paling legendari ada di kota Harrisonville, Ohio, Amerika Serikat yang terjadi pada 13 oktober 1901. Ditengah cuaca yang sedang cerah, mendadak datanglah hujan batu yang tidak diketahui darimana asalnya.

Batu-batuan kecil hingga besar datang menerjang pintu dan jendela hingga masuk ke dalam rumah. Hujan ini tidak hanya terjadi satu hari saja. Tapi pada beberapa hari seterusnya tetap terjadi dengan intensitas yang lebih besar.

Tak hanya di Amerika, di Indonesia juga pernah terjadi di Sumatra pada tahun 1903. Hanya selang 2 tahun dari kejadian di Amerika. Selain itu, hujan batu juga pernah terjadi di Belgia, Perancis, Australia, Selandia baru, New York, Dan Arizona. Yang terbaru terjadi di kota Sisilia Italia pada 23 November 2013.

Meskipun hujan batu telah terjadi berulang kali, namun sampai sekarang fenomena alam hujan batu masih belum bisa dijelaskan secara ilmiah dengan pasti.

Maka dari itu tak heran jika banyak orang yang mengaitkannya pada fenomena gaib. Fenomena yang tidak bisa diterima dengan akal manusia.

Mungkin harus ada penelitian yang lebih mendalam untuk bisa mengurai lebih lanjut. Termasuk juga batuan yang jatuh merupakan batuan asli bumi atau dari benda langit yang lain.

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.