Bakteri Mematikan Muncul di Cirebon Jawa Barat

317

Bakteri ini menyerang pernafasan bagian atas manusia (tonsil, faring dan hidung) sudah 3 korban meninggal dan 1 dilarikan ke Rumah Sakit terdekat akibat tertular penyakit tersebut.

Semua korban adalah 1 keluarga di desa Sampih Susukan Lebak, Cirebon, Jawa barat.

Penyakit ini adalah penyakit menular yang mematikan, selain menyerang bagian pernafasan juga terkadang pada selaput lendir dan kulit yang disebabkan oleh bakteri, yaitu Corynebacterium Diphteriae.

Bakteri Difteri tidak memilih umur manusia, semua umur bisa terjangkit atau tertular oleh bakteri Difteri.

Meninggalnya 3 korban di Cirebon ini sebenarnya terjadi pada tahun lalu, yaitu pada Desember 2015. Anggota keluarga tersebut ada 7 orang, 4 orang diantaranya sudah terjangkit bakteri tersebut dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon.

“Satu orang meninggal di rumah, dua orang lagi meninggal di RSUD Gunung Jati, dan satu orang lagi dibawa ke RSUD Gunung Jati tapi sudah sembuh,” ungkap Dr. Siska, Kabid Pelayanan Medis pada Selasa (2/2/16).

Menurutnya hal ini perlu disampaikan kepada masyarakat karena pada Senin (1/2/16) lalu juga masuk lagi 4 pasien yang terjangkit bakteri Difteri dan keempatnya adalah dari desa yang sama dengan korban meninggal.

Menanggapi kasus tersebut Dr. Taufan Prasetya, SpA, memberikan penjelasan bahwa kasus ini bisa terjadi dikarenakan ada 1 RW warga di desa Sampih Susukan Lebak, Cirebon, tersebut tidak mau menerima imunisasi DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus), karena itulah mereka terjangkit penyakit menular yang mematikan itu.

Bakteri Difteri menular melalui kontak langsung (udara) juga bisa karena pemukiman yang padat, nutrisi yang kurang baik, dan juga kebersihan yang kurang baik pula.

Penyakit Difteri walaupun semua umur bisa terkena namun kebanyakan meyerang antara usia 2 sampai 14 tahun. “Kebanyakan penyakit Difteri ini menyerang usia 2-14 tahun,” ungkap Dr. Taufan.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa selain kepada penderita, keluarga juga akan diberikan obat Eritromisinagar untuk berjaga-jaga supaya tidak tertular oleh penyakit Difteri tersebut.

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.