Anjing Rekayasa Genetika Ini Memiliki Otot Super

347

Para ilmuwan di China mengatakan mereka adalah yang pertama menggunakan rekayasa genetika untuk menghasilkan anjing yang ‘bisa sesuaikan’.

Peneliti menciptakan anjing beagle yang memiliki dua kali lipat jumlah massa otot dengan menghapus gen tertentu. Rekayasa genetik ini menghasilkan anjing beagle super kuat bernama Hercules dan Tiangou. Mereka diyakini lebih kuat daripada anjing biasa.

Untuk mengembangkan anjing super ini para ilmuwan mengambil gen myostatin. Jika gen itu dihambat, hewan dapat mendapatkan massa otot secara signifikan agar menjadi lebih kuat dari biasanya.
anjing superTujuan mereka dalam mengembangkan anjing ini adalah untuk membuat mereka berjalan dan bergerak lebih cepat. Liangxue Lai, salah seorang peneliti pada proyek itu, mengatakan kepada majalah MIT bahwa anjing akan memiliki “otot lebih” dan diharapkan memiliki kemampuan berjalan kuat, yang baik untuk berburu, dan dapat digunakan untuk keperluan polisi (militer).”

Proyek beagle China dipimpin oleh Lai dan Gao Xiang, seorang spesialis dalam rekayasa genetika.

Lai dan 28 rekannya melaporkan hasil mereka minggu lalu dalam Journal of Molecular Cell Biology, mengatakan mereka berniat untuk membuat anjing dengan mutasi DNA lainnya, termasuk membuat yang terdapat penyakit manusianya seperti penyakit Parkinson dan distrofi otot.

“Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pendekatan melalui generasi anjing dengan model penyakit baru untuk penelitian biomedis,” kata Lai. “Anjing sangat mirip dengan manusia dalam hal metabolisme, fisiologis, dan karakteristik anatomi,” imbuhnya.

Lai mengatakan kelompoknya tidak punya rencana untuk mengembangbiakkan anjing beagle berotot sebagai hewan peliharaan.Tim lain, bagaimanapun, bisa saja bergerak cepat untuk mengkomersilkan anjing yang sudah dirubah gennya. Mereka bisa mengedit DNA binatang tersebut untuk diubah ukurannya, ditingkatkan kecerdasannya, atau dibuang gen penyakitnya.

Sebuah institut China yang berbeda, BGI, mengatakan pada bulan September mereka telah mulai menjual babi mini, yang diciptakan melalui perubahan gen.

Dijual dengan harga $ 1.600 atau sekitar Rp. 208.000.000 per ekor sebagai hewan peliharaan baru.

Dengan terobosan ini, banyak kalangan khususnya dari kalangan agamis yang khawatir bahwa nanti para ilmuwan tersebut akan mulai memproduksi bayi dengan rekayasa genetika. Bagi kalangan agamis tindakan ini adalah ilegal.

Dikhawatirkan mereka akan mulai menciptakan bayi super dengan menambah dan membuang gen yang diperlukan.

Menurut Anda sendiri bagaimana?

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.