Berita Dan Info Unique

2 Orang Pembunuh Rhoma Irama Menyerahkan Diri

129

Pelaku pembunuhan Rhoma Irama akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Tersangka berjumlah 2 orang yang diketahui berasal dari Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

Mereka adalah AJ dan AL, kedua pelaku adalah mahasiswa di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima, Nusa Tenggara Barat.

Menurut pengakuan kedua pelaku AJ dan AL datang menghampiri korban. AJ yang pertamakali memukul, dan dilanjutkan oleh AL yang langsung menyabetkan parang ke arah korban.

Seperti yang sudah diberitakan unique|NEWS pada Kamis (07/01/16) yang lalu, bahwa Rhoma Irama tewas mengenaskan dalam bentrokan antar mahasiswa yang terjadi pada Rabu (06/01/16) di STKIP Bima, NTT.

Menurut keterangan AKBP Tri Budi Pangestuti Kepala Bidang Humas Polda NTB memang benar ada 2 orang pelaku yang menyerahkan diri kepada polisi pada Senin (11/01/16) menyangkut kasus bentrok antar mahasiswa di STKIP.

“Ada dua pelaku yang menyerahkan diri, yakni berinisial AL dan AJ. Keduanya mengaku sebagai pelaku yang menganiaya korban hingga tewas,” ungkap AKBP Budi.

Diketahui bahwa AJ masih duduk di semester 3 di Sekolah Tinggi tersebut, sedangkan AL saat ini masih duduk di semester 7.

AKBP Budi menambahkan yang pertama memukul korban adalah AJ lalu dilanjutkan oleh temannya AL yang mengakibatkan korban tewas mengenaskan dalam bentrokan tersebut.

“AJ ini yang memukul pertama dan dilanjutkan oleh AL yang menghantam korban menggunakan parang sebanyak dua kali,” lanjut AKBP Budi.

Ia juga menjelaskan bahwa sebenarnya masih ada satu tersangka yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian. “Masih ada yang buron, satu orang lagi, inisialnya AR, dia diduga turut serta melakukan aksi itu,” ungkap AKBP Budi.

Motif dari pembunuhan ini adalah dendam karena pelaku dan korban memang mempunyai masalah yang sudah lama terjadi.

Berdasarkan bukti dari rekaman CCTV, korban dikeroyok saat hendak masuk ujian semester, Rabu (06/01/16), sekitar pukul 14.20 WITA.

Rhoma Irama (korban) saat kejadian terlihat sedang menelepon ketika tiba-tiba 2 orang mendekatinya dan langsung menikamnya di depan ruang kuliahnya.

Post Terkait

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.